Minggu, 03 Agustus 2025

Membangun Keluarga Berdasarkan Semangat Ignasian, Antologi Pengalaman Berkeluarga Awam Yesuit

 


Judul Buku: Membangun Keluarga Berdasarkan Semangat Ignasian, Antologi                           Pengalaman Berkeluarga Awam Yesuit
Penulis: Damar Harsanto et. al.
Editor: Agustinus Setyo Darmono, Raphael Udik Yunianto, Gabriel Abdi Susanto, Indro Suprobo
Penerbit: Kunca Wacana
Ukuran: 14 x 21 cm, x + 378 hlm
Terbit: Agustus 2025

Keinginan untuk menerbitkan buku dengan tema-tema Ignasian yang dihayati oleh keluarga Paguyuban Sesawi sudah berlangsung lama, namun belum terwujud. Draf dan desain terus berkembang seiring dengan pergantian pengurus Paguyuban dan Yayasan. Puji Tuhan   dengan sedikit jawilan, beberapa romo dan anggota Paguyuban bersedia untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Trigger-nya sederhana, yakni ingin mendalami esercizi spirituali atau latihan rohani sebagai awam, dan khususnya di dalam membangun keluarga berdasarkan pengalaman dan panduan yang sudah dituliskan oleh Santo Ignatius Loyola. Perjalanan dan latihan-latihan rohani yang dialami oleh awam berkeluarga ini tentunya mempunyai dinamika yang berbeda dengan para romo, frater, bruder yang masih tergabung di dalam Serikat Yesus. Dengan demikian tulisan-tulisan di dalam buku ini kurang lebih adalah sebuah bunga rampai pengalaman, tanpa sebuah kerangka sistematis. Tulisan dari Romo Leo Sardi SJ dan Romo Setyodarmono SJ seolah menjadi guidance atas pengalaman yang ditulis oleh para awam berkeluarga. Tidak disarankan bagi para pembaca untuk kemudian mencari sebuah kesimpulan sahih dan bulat setelah membaca seluruh halaman buku ini. Buku ini dapat dikatakan hanya sebuah referensi karena masing-masing mempunyai perjalanan spiritualnya sendiri.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya buku ini, kepada Pengurus Paguyuban dan Yayasan Sesawi, termasuk para sesepuh yang terus menyemangati. Secara khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Romo Setyodarmono SJ yang telah beberapa kali memberikan retret kepada anggota Paguyuban maupun Yayasan. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Romo Benedictus Hari Juliawan SJ, Provinsial Serikat Yesus Indonesia atas dukungannya melalui tulisan Pengantar di buku ini. 

Tujuan dari dituliskannya semua pengalaman menjadi sebuah buku, tidak lain seperti yang pernah disampaikan oleh Romo Pedro Arrupe SJ: “Saya ingin merenungkan kembali Kristus, dari sudut pandang dunia moderen, seperti dibuat dahulu oleh Ignatius. Sebab hanya Kristus saja yang menjadi suri teladan yesuit dan sumber inspirasinya. Dalam Kristus, yesuit menemukan ciri-ciri identitasnya yang menentukan usaha apostolis, dulu dan sekarang. Ciri-ciri itu adalah ketabahan dan keberanian, kontemplatif dalam bertindak, hadir dalam dunia.”

Raphael Udik Yunianto.